Percepatan Pembangunan RS Muara Badak, Pemkab Anggarkan Rp25 Miliar di APBD Perubahan 2023
Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah (P3D) Saiful Bahri
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Muara Badak terus berjalan, ditargetkan
akhir 2023 pembangunan rumah sakit tersebut akan selesai.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar Sy. Vanesa Vilna melalui Kabid Perencanaan Pengendalian Pembangunan Daerah (P3D) Saiful Bahri mengatakan, Pemkab Kukar terus melakukan percepatan pembangunan rumah sakit Muara Badak, agar rumah sakit tersebut bisa dioperasikan secepatnya dan sebagaimana mestinya.
"Komitmen kami untuk melakukan
percepatan yakni, akan menganggarkan kembali pada APBD Perubahan 2023 sekitar
Rp 25,8 milliar," kata Saiful Bahri kepada Poskotakaltimews, di ruang
kerjanya, Senin (14/8/2023).
Kata dia, penganggaran tersebut terbagi untuk
tambahan pembangunan fisik sekitar Rp. 15 milliar, saluran pembuangan sekitar
Rp. 2,8 milliar, kebutuhan air bersih sekitar Rp. 8 milliar.
"Jadi terkait dengan road mapnya tahun
ini akan selesai untuk pembangunannya. Pelaksanaan pembangunan anggaran
perubahan ini dilakukan oleh penyedia berbeda, sehingga penyedia pertama dan
kedua ini bisa sama sama menyelesaikan tanggung jawabnya, dan tuntas diakhir
tahun," sebutnya.
Sehingga pada 2024 mendatang, tahapanya ialah
pengadaan alat kesehatan dan rekrut tenaga kesehatan. Sementara terkait dengan
pengadaa alat kesehatan, tahun ini juga dilakukan pengadaan alat
kesehatan.
"Kita tarik sebagian rencana kegiatan
yang ada di 2024, salah satunya pengadaan alat kesehatan di 2023. Tapi 2024
tetap kita anggarkan juga untuk memperlengkap alat kesehatan tersebut,"
jelasnya.
Dirinya berharap, akhir 2024 rumah sakit
Muara Badak sudah bisa dioperasikan dengan maksimal. Dan dengan adanya rumah
sakit tersebut dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di Kukar.(riz/adv)